BAB I

PENDAHULUAN

1.1       Latar Belakang

Perkembangan teknologi yang semakin canggih di dalam penggunaan komputer dalam pegolahan data pada suatu perusahaan besar maupun kecil merupakan suatu kebutuhan dimana bila kita perhatikan saat ini hampir semua bidang yang awalnya menggunakan tenaga manusia yang secara manual maka sekarang dipermudah dengan adanya komputerisasi dalam pengolahan data yang serba otomatis.

Penerapan teknologi informasi dan komunikasi sangat penting untuk mendukung efisiensi serta efektifitas dalam mengolah data yang sangat banyak secara terstruktur. Dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi pekerjaan-pekerjaan yang rumit dalam menyusun dan mengelompokkan data secara manual dapat dilakukan dengan mudah.

SMK Grafika YL adalah sebuah lembaga pendidikan yang bergerak dibidang komputer dan teknik. SMK Grafika YL yang menangani masalah keamanan siswa siswi menunjukan karyanya. Pada saat ini kebebasan siswa/I untuk mempublikasikan karya-karya dan foto-foto kegiatan mereka lewat majalah dinding di SMK Grafika YL. Mading adalah media untuk mempublikasikan karya-karya siswa dan siswi smk grafika, dengan adanya mading ini para mahasiswa bisa dengan lebih kreatif untuk berkarya, namun madding ini sangat tidak efisien karna sangat merugikan si pembuat karya-karya tersebut.

Satu lagi ada media untuk mempublikasikan karya mereka yaitu ALPHABET yaitu sebuah exskul yang membuat buku untuk di jual oleh para orang tua murid saat pengambilan rapot, dengan adanya exskull ini para siswa sedikit lebih aman untuk mengekspresikan karya-karya mereka namun tetap saja karya-karya mereka hanya bisa dilihat saat mereka sekolah di situ saja dan selalu di anggap dengan sebelah mata.

Penulis melihat terdapat beberapa kendala para siswa/i takut untuk mempublikasikan mengekspresikan karya-karya mereka, karena takut di rusak dan takut tidak di lihat karna hal-hal tersebut.

1.2       Permasalahan Penelitian

Media penyimpanan dan publikasi karya siswa/i di SMK Grafika Yayasan Lektur berjalan dengan menggunakan mading (majalah dinding). Media tersebut mendapati sebuah masalah yang cukup besar yaitu kekhawatiran siswa memperlihatkan karya-karya mereka dengan alasan takut rusak dan tidak di hargai.

Penerapan media dokumentasi dan publikasi berbasis web ini dapat diterapkan agar para siswa dan siswi lebih bisa menuangkan karya-karya mereka dengan nyaman dan tidak takut dengan hal-hal yang ada di atas.